Cinta dan Gelombang

December 31, 2008 at 3:16 am | In INSPIRATIONS, LOVE | Leave a Comment
Tags: ,

true-love1Beberapa waktu yang lalu aku iseng-iseng dengerin radio, daripada ndak bisa tidur, setelah pencet-pencet tu Tuner akhirnya aku nyangkut di salah satu stasiun radio. Yap.. Prigi S yang bawain, acaranya simpel cuma dengerin dia dongeng. Ndak tau kenapa dia kali ini bawain topik yang unik bagiku…, dia cerita gmana keadaan awal kehidupan rumah tangganya. Bagaimana dia kenal dengan istrinya sekarang, perjalanan cintanya, hingga akhirnya dia menikahi pujaan hatinya, yaitu istrinya sekarang. Dia dengan nada rendah dia bilang “Semua berjalan dengan biasa-biasa saja..Lurus lurus saja … “. Perjalanan bahtera rumah tangganya setelah menikah pun juga “biasa – biasa aja”…begitu katanya sebelum dia menarik nafas dalam dan berkata… ” Ternyata aku baru sadar….. “. Wah.. pasti ini seru, pikirku, apalagi yang terjadi?, apakah dia baik-baik saja?, da masalah dengan istrinya?.. pertanyaan -pertanyaan serupa tiba-tiba memenuhi kepalaku. Kayaknya aku tambah ndak bisa tidur ni, ya udah lah. ” Ternyata aku baru sadar kalo cinta yang terasa biasa-biasa saja itu punya panjang gelombang yang sangat panjang…. ” begitu kira-kira dia melanjutkan dongegnya  setelah keputus sebentar. Hufff.. kirain apa he..he… pikirku :-D . Trus dia ngelanjutin ceritanya sampe tuntas, biasa.. lelucon-lelucon menyindir diri sendiri yang makin lucu.

Hukum Fisika??

Setelah udah agak larut… loh kok aku ndak bisa tidur?. Waduh report besok aku harus bangun page lagi. Ternyata ucapan Prigi S tadi nempel di syarafku. Kok kayaknya benar ya? Kok aneh ya? Kok aku kayaknya pernah tahu aturan itu?.. Oalah baru aku inget ternyata itu salah satu Hukum Fisika. “Lamda itu berbanding terbalik dengan frekuensi” begitu dulu kira-kira aku diajar guru Fisikaku, guru favorit ku * favorit dalam arti khusus…he.. :-D *. “Jadi Semakin kecil nilai frekuensi maka panjang gelombangnya nya semakin besar” begitu guruku dulu bilang dengan mantapnya . Kalo dideskripsikan dalam kasus ini bisa dibilang bahwa  frekuensi yang kecil (hubungan yang biasa-biasa saja .. dapat saling menerima n memahami) maka lamda nya panjang (langgeng). Entahlah… apa yang disebut hukum alam memang berlaku untuk semua makhlukNya. Huff… cerita yang cukup membuat mataku sayup di pagi hari… Yap kamu benar kurang tidur.. :-D .

ABOUT GAUL

November 8, 2008 at 7:47 pm | In PERSONALITY | 1 Comment
Tags: ,

Hey..hey…. setelah sekian lamanya ndak posting, akhirnya baru kesampaian juga *sibuk banget*… he..he…

Ngeblog ternyata ngangenin lo, tu yang gw rasain. Nah posting kali ni gw bakal ngebahas tentang kata “GAUL“. Mungkin kamu udah akrab banget denger kata yang satu ini. Di kampus, skul, kantor, jalanan, mal, bahkan di pasar pun kata ni bisa ja nyampe ke telinga kamu.

Nah, kamu pernah ndak sih kepikiran sebenarnya apa tu arti gaul??…

Kamus Besar Bahasa Indonesia :

Gaul : hidup berteman (bersahabat), mencampur.

Wikipedia :

Bahasa gaul atau bahasa prokem adalah penggunaan kata-kata dalam bahasa yang tidak resmi dan ekspresi yang bukan merupakan standar penuturan dialek atau bahasa.

So, orang dikatakan “gaul” ndak terlepas dari hubungan ama orang laen. Dia bisa kenal sama sapa ja n dia tahu apa aja. Ya sih.. orang klo tipe gini adalah tipe gaul yang “perfect”. Masalahnya adalah kadang terlalu gaul juga ndak baek. Bayangin lo “kenal siapa ja”, ndak kebayang khan capeknya jawab sapaan orang2 yang kenal ma kmu. Trus klo kmu ” tau apa ja” , pasti deh Ujian (UTS, UAS, kuis…) kmu ndak bakalan tenang coz trus2 an dapet “panggilan alam” dari temen2 sekitar…. fu..fu…..

Sejarah bahasa Gaul

Tau ndak sih kamu, kapan pertama kali kata2 “gaul” diucapin, ato siapa sih penemunya? (he…he…. penemu!!!! :-D ). Dari hasil searching .. akhirnya gw dapetin beberapa kata, ni dia:

Nih Yee…
Ucapan ini terkenal di tahun 1980-an, kalau tidak salah tepatnya November 1985 pertama kali di ucapkan oleh pelawak Diran, kemudian dijadikan bahan lelucon oleh Euis Darliah…

Memble dan Kece
Ini adalah ciptaan khas Jaja Mihardja, di tahun
1986 kemudian di mainkan dalam Film Memble tapi Kece yang diperankan oleh Jaja Mihardja sendiri dan Dorce Gamalama.

Booo……..
Ini ucapan populer di pertengahan awal 90-an, pertama dipoplerkan oleh grup GSP, kalau nggak salah Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan yang pertama kali mengucapkan, kemudian kata-kata ini pernah di ucapkan dalam lenong rumpi, tapi kata- kata ini populer dalam lingkungan pergaulan di kalangan artis, Titi DJ-lah orang benar-benar mempopulerkan ucapan ini.

Nek…
Setelah kata-kata Boo… tak lama kemudian muncul kata-kata Nek… bagi generasi yang SMA- nya di pertengahan 90-an pasti mengalami bagaimana populernya kata-kata ini, Ucapan Nek…pertama kali di ucapkan oleh Budi Hartadi seorang remaja di kawasan kebayoran yang tinggal sama neneknya, makanya dia sering ngucapin Nek… kebetulan dia latah jadinya setiap ngomong dia ngucapin Nek…Nek…eh lo mau ke menong, Nek itu contohnya si Budi kalo ngomong ke temennya, si Budi ini seneng gaul di wilayah Tjokro, Menteng …nah kebetulan ada banci menteng yang denger, kemudian si Banci itu ngikutin kata-kata si Budi, so… banyak Banci ngomong gaya Budi, jadi banyak orang mengira kata-kata ini di populerkan oleh para Banci.

Jayus
Di akhir dekade 90-an dan di awal abad 21, ucapan Jayus sangat populer, kata ini artinya lawakan yang nggak lucu, garing atawa tingkah laku yang mau ngelucu tapi nggak lucu orang yang mengucapkan ini adalah kelompok anak SMU yang bergaul di kita! ran Kemang, konon ada seseorang bernama Herman Setiabudhi, dia dipanggil temen-temennya Jayus, soalnya Bapaknya bernama Jayus Kelana seorang pelukis di kawasan Blok M. Si Herman alias Jayus ini kalau ngelawak nggak pernah lucu, temannya yang bernama Sonny Hassan alias Oni Acan sering ngomentarin tiap lawakan yang nggak lucu dengan celetukan Jayus, ucapan Oni Acan inilah yang kemudian diikuti tongkrongannya di daerah Sajam, Kemang lalu kemudian merambat populer di lingkungan PL, dan anak-anak SMU sekitar Melawai. Puncaknya pas ada acara PL Fair2000 kata-kata Jayus ini banyak di ucapkan.

Jaim
Ucapan Jaim ini di populerkan oleh Bapak Drs.
Sutoko Purwosasmito, seorang pejabat di sebuah departemen, yang selalu mengucapkan kepada anak buahnya untuk menjaga tingkah laku, pada suatu hari Pak Pur, begitu ia sering dipanggil, berpidato di hadapan anak buahnya untuk Jaim, inilah kutipan kata-katanya saudara-saudara sebagai pegawai negeri kita harus Jaim, apa itu Jaim Jaim itu yah…Jaga Imej itulah awal kata- kata Jaim itu populer, kemudian seorang anak buah Pak Pur, Bapak Dharmawan Sutanto, yang punya anak bernama Santi Indraswara, pernah memarahi Santi untuk gak terlalu ngumbar ama temen-temen cowoknya San…kamu kalo jadi cewek harus Jaim..!!!! Santi bengong dengan muka begonya dia nanya Pa…Jaim itu apa seh..? Pak Dhar langsung keluar kamar Santi sembari ngomong Jaim itu Jaga Imej… Santi yang masih bengong cuman ngucapin ooooh.
Nah hari seninnya Santi pas upacara bendera dia ditugaskan jadi pembaca UUD 1945, diakhir kata dia gak sengaja ngucapin Jaim doooong……..
Kepala Sekolahnya langsung noleh ke Santi dan nanya ke Santi apa tuh Jaim Santi dengan santai jawab Jaga Imej…Pak eh Kepala Sekolah dengan muka bego juga cuman ngucapin Ooohh..

Gitu Loooooooooohhh……..(GL)
Kata GL pertama kali diucapin oleh Gina Natasha seorang remaja SMP di kawasan Kebayoran, Gina ini punya kakak bernama Ronny Baskara seorang pekerja event organizer, nah si Ronny ini punya temen kantor bernama Siska Utami, pada suatu saat Siska bertandang ke rumah Ronny, pas dia ketemu si Gina, Siska nanya Kakakmu mana si Gina ngejawab di kamar, Gitu Loooohhh.. terus pas di tanya lagi Eh Gina kelas berapa ! sekarang si Gina ngejawab Kelas dua SMP Gitu looohhh..
Yah namanya tamu, Siska trus nanya Gina, kalau yang benerin genteng bocor siapa seh? Gina ngejawab Siapa aja ..Gitu Looohhh sampai sebelas pertanyaan selanjutnya si Gina ngejawb dengan kata-kata Gitu Looohh… Esoknya si Siska di kantor ikut-ikutan latah dia ngucapin kata Gitu Loooohhh…di tiap akhir kalo dia ngomong.

Nah lo, jangan sering2 pake kata “nek” coz tau alasannya khan?… klo ndak tau, baca lage deh tulisan diatas… :-D . sebenernya banyak banget kata-kata gaul laennya .. cuma aq blum nemuin. So klo kmu tau “sejarah” untuk kata2 yang laen boleh dunk di tambahin..

Tapi,  terlepas dari tu semua buat kmu pilihan yang terbaik adalah JADI DIRI SENDIRI. Ya ndak sih… percuma dunk orang laen bilang kmu tu gaul, tapi kmu sendiri ndak nyaman ma penampilan kmu. So. enjoy ja….:-D

Best Regard,

Shin

Related source : http://jejak.info

Jadi Diri SEndiri?? SIAPA TAKUT!!!

May 5, 2008 at 12:47 am | In MY COUNTRY, OTHERS | Leave a Comment
Tags:

Percaya diri ato kamu sering nyebutnya PD ternyata perlu di”organise” juga agar ndak berabe jadinya.Pertama kamu kudu tau definisi dari PD itu sendiri,

Kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan situasi yang dihadapinya

Berikut ada tips buat kamu yang lagi “krisis” percaya diri ato mungkin lagi “over” percaya diri, so kamu bisa jadikan rasa PD kamu jadi lebih “proporsional”

  • Percaya akan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain

  • Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompok

  • Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain – berani menjadi diri sendiri

  • Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil)

  • Memiliki internal locus of control (memandang keberhasilan atau kegagalan, tergantung dari usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak tergantung/mengharapkan bantuan orang lain)

  • Mempunyai cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, ornag lain dan situasi di luar dirinya

  • Memiliki harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sehingga ketika harapan itu tidak terwujud, ia tetap mampu melihat sisi positif dirinya dan situasi yang terjadi.

Kalo dak tau karakteristiknya sekarang kamu bisa coba tips berikut buat memupuk rasa percaya diri kamu:

1.Evaluasi diri secara obyektif

Belajar menilai diri secara obyektif dan jujur. Susunlah daftar “kekayaan” pribadi, seperti prestasi yang pernah diraih, sifat-sifat positif, potensi diri baik yang sudah diaktualisasikan maupun yang belum, keahlian yang dimiliki, serta kesempatan atau pun sarana yang mendukung kemajuan diri. Sadari semua asset-asset berharga Anda dan temukan asset yang belum dikembangkan. Pelajari kendala yang selama ini menghalangi perkembangan diri Anda, seperti : pola berpikir yang keliru, niat dan motivasi yang lemah, kurangnya disiplin diri, kurangnya ketekunan dan kesabaran, tergantung pada bantuan orang lain, atau pun sebab-sebab eksternal lain. Hasil analisa dan pemetaan terhadap SWOT (Strengths, Weaknesses, Obstacles and Threats) diri, kemudian digunakan untuk membuat dan menerapkan strategi pengembangan diri yang lebih realistik.

2.Beri penghargaan yang jujur terhadap diri

Sadari dan hargailah sekecil apapun keberhasilan dan potensi yang anda miliki. Ingatlah bahwa semua itu didapat melalui proses belajar, berevolusi dan transformasi diri sejak dahulu hingga kini. Mengabaikan/meremehkan satu saja prestasi yang pernah diraih, berarti mengabaikan atau menghilangkan satu jejak yang membantu Anda menemukan jalan yang tepat menuju masa depan. Ketidakmampuan menghargai diri sendiri, mendorong munculnya keinginan yang tidak realistik dan berlebihan; contoh: ingin cepat kaya, ingin cantik, populer, mendapat jabatan penting dengan segala cara. Jika ditelaah lebih lanjut semua itu sebenarnya bersumber dari rasa rendah diri yang kronis, penolakan terhadap diri sendiri, ketidakmampuan menghargai diri sendiri – hingga berusaha mati-matian menutupi keaslian diri.

3.Positive thinking

Cobalah memerangi setiap asumsi, prasangka atau persepsi negatif yang muncul dalam benak Anda. Anda bisa katakan pada diri sendiri, bahwa nobody’s perfect dan it’s okay if I made a mistake. Jangan biarkan pikiran negatif berlarut-larut karena tanpa sadar pikiran itu akan terus berakar, bercabang dan berdaun. Semakin besar dan menyebar, makin sulit dikendalikan dan dipotong. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai pikiran dan perasaan Anda. Hati-hatilah agar masa depan Anda tidak rusak karena keputusan keliru yang dihasilkan oleh pikiran keliru. Jika pikiran itu muncul, cobalah menuliskannya untuk kemudian di re-view kembali secara logis dan rasional. Pada umumnya, orang lebih bisa melihat bahwa pikiran itu ternyata tidak benar.

4.Gunakan self-affirmation

Untuk memerangi negative thinking, gunakan self-affirmation yaitu berupa kata-kata yang membangkitkan rasa percaya diri. Contohnya:

  • Saya pasti bisa !!

  • Saya adalah penentu dari hidup saya sendiri. Tidak ada orang yang boleh menentukan hidup saya !

  • Saya bisa belajar dari kesalahan ini. Kesalahan ini sungguh menjadi pelajaran yang sangat berharga karena membantu saya memahami tantangan

  • Sayalah yang memegang kendali hidup ini

  • Saya bangga pada diri sendiri

5.Berani mengambil resiko

Berdasarkan pemahaman diri yang obyektif, Anda bisa memprediksi resiko setiap tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, Anda tidak perlu menghindari setiap resiko, melainkan lebih menggunakan strategi-strategi untuk menghindari, mencegah atau pun mengatasi resikonya. Contohnya, Anda tidak perlu menyenangkan orang lain untuk menghindari resiko ditolak. Jika Anda ingin mengembangkan diri sendiri (bukan diri seperti yang diharapkan orang lain), pasti ada resiko dan tantangannya. Namun, lebih buruk berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa daripada maju bertumbuh dengan mengambil resiko. Ingat: No Risk, No Gain.

6.Belajar mensyukuri dan menikmati rahmat Tuhan

Ada pepatah mengatakan yang mengatakan orang yang paling menderita hidupnya adalah orang yang tidak bisa bersyukur pada Tuhan atas apa yang telah diterimanya dalam hidup. Artinya, individu tersebut tidak pernah berusaha melihat segala sesuatu dari kaca mata positif. Bahkan kehidupan yang dijalaninya selama ini pun tidak dilihat sebagai pemberian dari Tuhan. Akibatnya, ia tidak bisa bersyukur atas semua berkat, kekayaan, kelimpahan, prestasi, pekerjaan, kemampuan, keahlian, uang, keberhasilan, kegagalan, kesulitan serta berbagai pengalaman hidupnya. Ia adalah ibarat orang yang selalu melihat matahari tenggelam, tidak pernah melihat matahari terbit. Hidupnya dipenuhi dengan keluhan, rasa marah, iri hati dan dengki, kecemburuan, kekecewaan, kekesalan, kepahitan dan keputusasaan. Dengan “beban” seperti itu, bagaimana individu itu bisa menikmati hidup dan melihat hal-hal baik yang terjadi dalam hidupnya? Tidak heran jika dirinya dihinggapi rasa kurang percaya diri yang kronis, karena selalu membandingkan dirinya dengan orang-orang yang membuat “cemburu” hatinya. Oleh sebab itu, belajarlah bersyukur atas apapun yang Anda alami dan percayalah bahwa Tuhan pasti menginginkan yang terbaik untuk hidup Anda.

7.Menetapkan tujuan yang realistik

Anda perlu mengevaluasi tujuan-tujuan yang Anda tetapkan selama ini, dalam arti apakah tujuan tersebut sudah realistik atau tidak. Dengan menerapkan tujuan yang lebih realistik, maka akan memudahkan anda dalam mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian anda akan menjadi lebih percaya diri dalam mengambil langkah, tindakan dan keputusan dalam mencapai masa depan, sambil mencegah terjadinya resiko yang tidak diinginkan.

So kamu ndak harus teriak2 dijalan ato busungin dada waktu jalan buat nunjukin kalo elo emang punya PD yang tinggi, enjoy aja…. .N skarang lo bsa bilang PEDE??? SIAPA TAKUT??

source: http://www.e-psikologi.com

Indonesia aku

April 11, 2008 at 2:56 pm | In MY COUNTRY | Leave a Comment
Tags:

INDONESIA     Ndak tau kenapa aku ngerasa bangga banget dengan tulisan “BLOg INdonesia” yang ada di blogku. Tulisan ni kayak punya feel sendiri buatku. Aku bahkan lupa aku nemuin linknya dimana….:-). Kira- kira di negara laen ada ndak ya yang kayak gini?. Ato cuma orang Indonesia yang punya….. hmm.. keren. :-)

Semangat Tahun Baru Hijriah untuk Perjuangan

January 9, 2008 at 4:58 am | In OTHERS | Leave a Comment

Sebelumnya saya ucapkan SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1429 H untuk seluruh alam. Saya, anda, temen kita, orang tua kita dan semua yang kita kenal adalah bagian dari alam ini, untuk itu tahun baru ini untuk kita semua.

Apa makna dari perayaan Tahun baru bagi anda? Momen buat instropeksi diri? untuk merenungi kesalahan – kesalahan yang telah kita perbuat selama setahun ini?ato untuk merakit kembali semangat untuk menghadapi tantangan masa depan?. Maka ucapan selamat tahun baru itu layak anda terima sekarang juga.

Manusia perlu semangat untuk berjuang dan semangat perlu momentum. Hah…..inikah momentum ini? untukku, untuk kita, untuk alam……….. Semangat berjuang :D

sugeng rawuh

January 6, 2008 at 5:49 am | In OTHERS | 2 Comments

just to say this, to be  enjoy

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.